Sunday, 16 March 2014

FF YoonHae Don’t Go Away Part 1





Author   :  Dhesthy
Cast   :  Im Yoon A >< Lee Donghae
Other Cast   :  You can find by your self
Genre  :  Romantic, Sad, Happy, Family


Anyeonghaseyo readers,,, author mau ngeposting FF Yoonhae yang judulnya Don't Go Away. Maaf ya kalau kurang menarik maklum ini FF Yoonhae author yang pertama. Jangan pelit ya ama commentnya.
....Kamsahamnida….

Author PoV
Malam ini cuaca sedikit berbeda dari malam sebelumnya. Sepertinya hujan akan turun. Seorang yeoja berkulit putih dengan rambut sepunggung yang terurai indah semakin mempercepat langkah kakinya. Tiba tiba saja dia dikejutkan oleh seorang namja yang muncul dari suatu tempat. Namja itu langsung memeluknya.

“Apa yang kau lakukan?” yeoja itu memberontak namun namja itu malah mengeratkan pelukannya. Ia pun membisikkan sesuatu ke telinga yeoja itu, “Aku memerlukan bantuanmu”.

“Apa yang kau bicarakan?!” Kening yeoja itu mengerut keheranan. Tidak jauh di belakang mereka, beberapa namja dengan tampang preman celingukan mencari seseorang. “Mungkin dia lari kesana!” ujar salah satu dari mereka. Mereka semua pun meninggalkan tempat itu dan berlari ke arah yang ditunjuk namja tadi.

“Mereka sudah pergi. Menjauhlah dariku!” ujar yeoja itu.
Namja itu tidak bergeming, “Apa aku harus menendangmu dulu baru kau mau melepaskan pelukanmu” ujar yeoja itu. Lagi lagi namja itu tidak bergeming. Disaat yang bersamaan gerimis mulai turun, ia tidak mau pulang kehujanan. Yeoja itu langsung mendorong tubuh namja itu hingga tersungkur ke belakang.

“Arrrggghhh….” Namja itu meringis kesakitan. “Omo….” Yeoja itu sangat terkejut melihat banyak darah di sekitar perut namja itu.

“Gwaenchanhayo?” Namja itu hanya meringis kesakitan. “Eottokheyo…?” yeoja itu mulai panik. Ia membantu namja itu bangkit dan menepi dari trotoar. “Apartementku di dekat sini” ujar namja itu. Yeoja itu pun segera memapah tubuh namja itu menuju apartementnya.


******************************

@Someone’s Home
“Aku pulang…!” Siwon mengedarkan tatapannya ke seluruh sudut ruangan namun ia tidak menemukan siapapun. “Kenapa sepi sekali?” ujar Siwon. Ia berjalan menuju dapur. Dugaannya tepat sekali, eommanya tengah sibuk memasak makanan sehingga tidak menyadari kehadirannya.

“Eomma, kau sedang memasak apa?” tanya Siwon sembari memeluk eommanya dari belakang. “OMO!! Kau mengejutkanku” ujar eomma sambil mengelus dadanya. Siwon tersenyum simpul.
“Anak nakal. Apa kau mau membunuh eomma …o? Kenapa kau tidak bilang kalau kau sudah sampai?” ujar eomma.
“Aku ingin memberi kejutan untuk kalian semua, tapi kenapa rumah begitu sepi” ujar Siwon.
“Seohyun sedang pergi bersama temannya dan Donghae sudah punya apartement sendiri” jelas eomma.

“Mwo? Kenapa eomma memberikannya?” ujar Siwon. “Dia selalu merengek seperti anak kecil, eomma akan luluh kalau melihatnya seperti itu” jelas eomma. “Eomma, kenapa kau tidak memikirkanku? Aku akan kesepian kalau dia tidak ada disini” ujar Siwon sambil memanyunkan mulutnya. “Kau bisa mengunjunginya kapan pun kau mau” tutur eomma.

“Kau pasti sangat lelah. Sekarang cepat mandi.” suruh eomma. Siwon langsung bergegas menuju kamarnya.


******************************


@Diskotik
Chansung, Nickhun dan Wooyoung tengah menari nari mengikuti alunan lagu. Sementara Taecyeon hanya duduk terdiam di sudut ruangan itu. “Ada apa dengannya?” tanya Wooyoung sambil menunjuk Taecyeon dengan dagunya.

“Molla. Mungkin dia sedang patah hati” jawab Nickhun. Chansung pun menghampiri Taecyeon.
“Ada apa denganmu malam ini? Kenapa kau diam saja?” tanya Chansung. “Aku sedang kesal” jawab Taecyeon dan meminum alkoholnya.
“Apa yang membuatmu begitu kesal?” Chansung langsung duduk di samping Taecyeon. “Donghae mencampakkan Jessica begitu saja setelah menidurinya” jelas Taecyeon.
“Lakukan saja seperti biasanya” ucap Chansung sambil tersenyum miris. “Aku sudah melakukannya” tutur Taecyeon.
“Lalu?”
“Dia hanya tertusuk…”

“Bukankah itu lebih dari cukup?” tanya Chansung. “Aku ingin lebih dari itu. Dia sudah membuat dongsaengku tidak mau makan dan menghabiskan waktunya hanya untuk menangis” jelas Taecyeon.
“Kita bisa melakukannya lain kali. Sekarang ayo kesana. Kau harus melupakan semuanya dan bergabung bersama kami” Chansung langsung menarik lengan Taecyeon.


*******************************


@Donghae’s Apartement
Yoona segera merebahkan tubuh Donghae ke tempat tidur. “Dimana kotak P3K-nya?”.
“Ada di lemari dapur.” Yoona bergegas menuju dapur. Tidak lama kemudian ia kembali sambil membawa kotak P3K. Yoona pun langsung duduk di samping Donghae dan membuka kancing baju Donghae.

“Apa yang kau lakukan?” Donghae menahan tangan Yoona.

“Lukamu akan sulit dibersihkan kalau kemejamu tidak dibuka” ujar Yoona, Donghae pun membukanya dengan ragu. Yoona langsung membersihkan luka tusukan itu. “Apa kau tinggal di dekat sini? Aku tidak pernah melihatmu sebelumnya” ujar Donghae sambil terus memperhatikan wajah Yoona.
“Sebaiknya jangan berbicara kalau kau tidak ingin merasa sakit saat aku membersihkan lukamu” tutur Yoona dingin tanpa menatap wajah Donghae.

“Baiklah. Tapi bisakah kau ambilkan ponselku disana?” tanya Donghae sambil menunjuk ponselnya yang ada di ujung tempat tidurnya. Yoona menatapnya dengan dingin sementara Donghae malah nyengir.
“Kau melarangku untuk bicara. Dan itu sangat membosankan” Yoona langsung mengambilkan ponsel Donghae dan memberikannya secara kasar.

“Bisakah kau ketikkan nomor ponselmu di ponselku?” ujar Donghae. “Apa ini semua hanya trikmu?” tanya Yoona dan menatap bola mata Donghae. “Mwo? Luka seperti ini kau bilang trik?” ujar Donghae. “Berhentilah bicara atau aku akan pergi” ujar Yoona. Donghae pun menutup mulutnya. Ia langsung membuka ponselnya dan melihat ada sebuah pesan masuk.
‘Sepertinya malam ini aku akan menduakanmu Lee Donghae’
Donghae langsung membalasnya, ‘Memangnya siapa yang ada di sampingmu?’.
Tidak lama kemudian ponsel Donghae kembali berdering. ‘Siwon. Kau pasti akan sangat cemburu’
‘Sayangnya ada seorang yeoja cantik yang duduk di sampingku’.

‘Nuguya? Kalau kau berani selingkuh kau akan mati saat kita bertemu nanti’. Donghae tersenyum membaca pesan dari eommanya.

‘Bukankah eomma juga sedang selingkuh. Aku lelah. Selamat bersenang senang’. Donghae langsung menutup pesannya. Dia langsung celingukan mencari Yoona. “Kemana yeoja itu? Kenapa dia tidak memberitahuku kalau dia akan pergi? Baboya!” Donghae pun menarik selimutnya dan memejamkan matanya.


******************************


Keesokkan Harinya
Siwon melajukan kendaraannya dengan kecepatan tinggi. Beberapa mobil pun mampu ia lampaui termasuk mobil Yoona yang berada di belakang mobilnya saat ini. Tiba tiba saja mobil Siwon berhenti di tengah jalan membuat supir Yoona kaget dan menginjak rem dengan kuat. Kepala Yoona pun terbentur.

“Kya!!! Ahjussi… apa yang kau lakukan?!” kesal Yoona.

“Mian ahgassi, mobil di depan kita berhenti mendadak” jelas supir Yoona. Yoona segera keluar dari mobilnya untuk menghampiri Siwon. Disaat yang bersamaan, Siwon juga keluar dari mobilnya.
“Kya!! Ahjussi, kau tau apa yang baru saja kau lakukan?” kesal Yoona, “Mian ahgassi, mobilku kehabisan bahan bakar” jawab Siwon. “Karna kebodohanmu itu, mobilku hampir saja menabrakmu mobilmu yang murahan ini!” tutur Yoona.

“Mwo?! Kya!! Ahgassi, aku juga tidak tau kalau kejadiannya akan seperti ini. Tapi bukankah mobilmu baik baik saja, kurasa kau terlalu berlebihan” tutur Siwon.

“Mwo? Berlebihan? Kalau saja supirku tidak menyetir dengan baik, mungkin sebuah kecelakaan akan terjadi!.” tutur Yoona.

“Tapi bukankah sekarang semuanya baik baik saja?” tanya Siwon, Yoona kehabisan kata kata. Ia langsung pergi meninggalkan Siwon sementara Siwon tersenyum penuh kemenangan.


******************************


@Donghae’s Apartement
 Siwon mencocokkan alamat yang diberikan eommanya dengan alamat apartement yang ada di depannya. Ternyata cocok. Siwon pun langsung memutar knop pintunya tanpa menekan bell terlebih dahulu.
“O….tidak dikunci” Siwon pun melangkah kakinya dengan ragu. “Donghae-ya, apa kau ada di dalam?” tanya Siwon namun tidak ada jawaban. “Apa benar ini apartementnya?” Siwon mengedarkan pandangannya ke sekeliling ruangan. “Kenapa tidak ada orang?” tanya Siwon. Siwon pun berjalan menuju kamar utama. Ia pun membuka pintunya dan berhasil menemukan Donghae yang masih terlelap.

“Kenapa kau masih disini? Kau tidak berangkat kuliah?” tanya Siwon sembari menyilangkan kedua tangannya di dadanya dan menyandarkan bahunya di pintu.
Donghae mengerjap ngerjapkan matanya, “Ini sudah pagi, sampai kapan kau ingin mengerami telurmu?” tanya Siwon dan berjalan menuju tempat tidur Donghae. “Kau siapa?” tanya Donghae dengan mata setengah terpejam.

“Mwo? Kau tidak mengenali suara hyeongmu? Benar benar keterlaluan” ujar Siwon. Donghae kembali memejamkan matanya. “Kya!! Ini sudah pagi. Kau harus segera berangkat kuliah” tutur Siwon. “Aku tidak akan ke kampus hari ini” jawab Donghae dengan mata terpejam. “Kenapa?”

“Aku sedang terluka” jawab Donghae. “Mwo? Berhentilah bercanda Lee Donghae. Ireona!! Kalau tidak, aku akan menarik selimutmu” tutur Siwon. Donghae tidak bergeming. “Kya…Ireona” Siwon pun menarik selimut Donghae.

“Donghae-ya, kenapa perutmu diperban?” tanya Siwon keheranan. “Bukankah sudah kukatakan kalau aku sedang terluka” jawab Donghae. “Apa yang terjadi?” tanya Siwon. “Kemarin malam aku ditusuk oleh suruhan Taecyeon karna sudah mencampakkan adiknya” jelas Donghae.

“Mwo?”

“Rahasiakan semua ini dari eomma. Sekarang cepat buatkan sarapan untukku” suruh Donghae. “Baiklah” Siwon langsung beranjak menuju dapur.


******************************

@Universitas Myongji
Yoona melangkahkan kakinya menyusuri koridor kampus. Semua mata tertuju padanya. Beberapa yeoja saling berbisik ketika melihatnya menjadi pusat perhatian.
Tiba tiba saja Yoona menghentikan langkah kakinya, “Apa hanya itu yang bisa kalian lakukan?” tanya Yoona dengan tatapan lurus ke depan. “Apa dia sedang berbicara pada kita?” tanya salah satu dari yeoja yeoja yang berbisik itu.

“Ini masih pagi. Tidak bisakah kalian menutup mulut kalian untuk beberapa menit?” Yoona menatap yeoja yeoja itu dengan dingin.

“Kau angkuh sekali” kata salah satu dari yeoja yeoja itu. “Kebiasaan kalian buruk sekali” Yoona tersenyum miris. Jessica langsung menghampiri Yoona, “Apa yang kau lakukan?”.

“Kau siapa?” tanya Yoona. “Seharusnya aku yang bertanya seperti itu padamu” ujar Jessica. “Mereka pasti teman temanmu. Kalian semua sama saja!” Yoona segera pergi namun Jessica segera menahannya.

“Berani sekali kau berkata seperti itu padaku” ujar Jessica dan membuat langkah Yoona terhenti.  “Aku tidak punya waktu untuk meladeni kalian” Yoona langsung pergi meninggalkan mereka semua.


******************************


@Kantin
Ryeowook menarik kursi dan bergabung bersama Kyunhyun dan Yesung. “Apa kalian sudah melihat seperti apa mahasiswa pindahan dari Amerika itu?” Yesung dan Kyunhyun saling bertatapan, lalu keduanya menggeleng secara bersamaan.

“Apa kau sudah melihatnya?” tanya Yesung. “Tentu saja.”
“Apa dia cantik? Bagaimana dengan bodynya?” tanya Kyunhyun. “Kau tidak akan bisa mendapatkannya!” jawab Ryeowook. “Jawaban seperti apa itu…” tutur Kyunhyun. “Karna semua itu tidak akan terjadi. Masih ada Taecyeon dan Donghae hyeong di depanmu” ujar Ryeowook.

“Itu bisa saja terjadi” desah Kyunhyun. “Jangan berhayal. Mereka tidak akan membiarkanmu mendapatkannya” ujar Yesung sembari menabok kepala Kyunhyun. Kyunhyun berdecak kesal mengelus kepalanya.
.
.
Yoona mengedarkan tatapannya ke seluruh sudut kelas mencari bangku kosong. “Kya!! Neo!! Apa yang kau lakukan disana?” teriak seorang yeoja. Yoona celingukan mencari asal dari suara itu.
“Annyeong…apa kau yang bernama Im Yoona? Mahasiswa pindahan dari Amerika itu?” tanya yeoja itu. “Ne. Kau siapa?” tanya Yoona. “Naneun Yuri imnida. Kau bisa meminta bantuanku kalau kau membutuhkan sesuatu” ujar Yuri. “Bisakah kau tunjukkan kursi yang kosong untukku?” tanya Yoona.
“Tentu saja. Ayo ikut aku” Yuri langsung menunjukkan kursi yang kosong untuk Yoona. “Kau bisa duduk disini” ujar Yuri.
“Bagaimana dengan bangku yang ada di depanku?” tanya Yoona, mengingat ada satu bangku lagi yang kosong di depannya. “Kalau kau tidak ingin mendapat masalah sebaiknya jangan duduk disitu” pesan Yuri.
“Wae?”
“Itu tempat duduk namja yang paling buruk di kelas ini” jelas Yuri. “Ne?” tanya Yoona. “Sebaiknya kau cari aman saja di kampus ini” ujar Yuri. Dosen Kim pun memasuki kelas mereka. Yoona dan Yuri segera duduk di kursi mereka.


******************************

@Tempat Lain
Sudah hampir dua jam Siwon menghabiskan waktunya di salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Seoul milik appanya. “Sepertinya kemeja ini kurang bagus. Bisakah kau carikan kemeja yang lebih bagus dari ini?” tanya Siwon pada pelayan yang bertugas melayaninya.

Yeoja itu segera memilihkan beberapa helai kemeja dan menyerahkannya pada Siwon. “Ini, tuan.”
“Pilihanmu kampungan sekali” ejek Siwon. Pelayan itu menarik nafas panjang, “Kya!! Ahjussi!!! Kau sudah menghabiskan waktu hampir dua jam disini. Sebenarnya kau ingin belanja atau menghinaku o…?” kesal yeoja itu.

“Mworago?” tanya Siwon. “Kya!! Apa yang kau lakukan?” tanya pelayan lainnya dengan setengah berbisik.
“Siapa namamu?” tanya Siwon dingin.
“Tiffany. Wae? Apa kau ingin aku dipecat dari sini? Silakan. Lagi pula, aku sudah lelah melayani banyak pelanggan yang sama sepertimu” tutur yeoja yang bernama Tiffanny itu.
“Kau yakin dengan kata-katamu?” tanya Siwon.
“Aku tidak pernah menjilat ludahku” jawab Tiffanny.
“Kalau begitu aku akan membuatmu melakukannya” tutur Siwon.
“Apa maksudmu?” tanya Tiffany. “Lepaskan seragammu dan pergi dari sini” Siwon menatapnya dengan dingin. “Mwo?” tanya Tiffannya. “Kenapa kau masih disini?” tanya Siwon. Tiffany pun pergi menuju ruang ganti.


******************************


@Donghae’s Apartement
 Ny. Choi berjalan memasuki apartement Donghae. “Donghae-ya, apa kau ada di dalam?”
“Eomma…?” batin Donghae kaget, ia segera bangkit lalu mengenakan pakaiannya. Setelah itu ia pun bergegas keluar dari kamarnya. “Eomma, kenapa kau tidak bilang padaku kalau kau akan kemari?” Donghae mendudukan tubuhnya di kursi makan.

“Kau tidak kuliah? Apa kau sakit? Kenapa wajahmu terlihat pucat?” tanya eomma. “Aniyo…aku hanya merasa sedikit pusing. Eomma apa yang kau bawa itu?” tanya Donghae.

“Kimchi. Eomma tau kau sangat menyukai kimchi jadi eomma membuatkannya untukmu” jawab eomma. “Seharusnya eomma tidak perlu serepot ini. Aku bisa membelinya” ucap Donghae. “Apa yang kau bicarakan? Kimchi yang kau beli di luar sana belum tentu terjamin mutunya. Sekarang makanlah” tutur eomma.

“Baiklah” Donghae pun mulai memakan kimchinya. “Aigo… Apartementmu berantakkan sekali” ujar eomma. “Aku terlalu sibuk sehingga tidak punya waktu untuk membersihkannya” tutur Donghae.

“Kau harus segera mencari pembantu. Apa perlu eomma yang mencarikannya untukmu?” tanya eomma sembari membersihkan ruang tamu Donghae.

“Ani. Eomma tidak perlu repot repot. Aku akan segera mencarinya” ujar Donghae. “Kalau begitu cepat habiskan kimchinya. Setelah itu mandi, temani eomma berbelanja” Donghae langsung tersedak.

“Kau kenapa?” tanya eomma. “Ani. Aku tidak bisa eomma. Aku harus ke suatu tempat” jawab Donghae. “Kemana? Apa kau mau ke tempat yeojachingumu? Bagaimana dengan eomma? Eomma akan sangat cemburu kalau kau lebih mementingkan yeojachingumu dari pada eomma” ujar eomma.

“Aniyo. Aku harus ke kampus untuk mengurus sesuatu. Ajak saja Seohyun, dia ‘kan tidak ada kelas hari ini” ujar Donghae. “Baiklah” tutur eomma.


******************************


@Kantin
 Taecyeon memperhatikan Yoona dengan lekat sejak Yoona memasuki kantin. “Kau memperhatikan siapa?” tanya Wooyoung. “Yeoja itu, siapa dia? Kenapa baru kali ini aku melihatnya?” tanya Taecyeon.
“Dia adalah mahasiswa pindahan dari Amerika yang kuceritakan pada kalian tadi” jawab Wooyoung.
“Jadi dia orangnya. Neomu yeppo” ujar Nickhun.
“Apa yang kau bicarakan?” ujar Taecyeon sambil menatap Nickhun dengan dingin. Taecyeon pun bangkit dari kursinya dan menghampiri Yoona dan Yuri yang sedang menyantap makanan mereka.
“Apa aku boleh bergabung?” Yuri dan Yoona mendongak menatap wajah Taecyeon. “Ne, tentu saja” jawab Yuri.

Taecyeon mendudukkan tubuhnya di kursi yang berhadapan dengan Yoona. Taecyeon memberi kode kepada Yuri agar menjauh dari mereka. “Yoong, aku ingin ke toilet sebentar” ujar Yuri, ia kemudian meninggalkan Taceyeon dan Yoona.

Yoona kembali melahap makanannya tanpa memperdulikan Taecyeon. “Kudengar kau mahasiswa pindahan. Kau di kelas mana?” tanya Taecyeon, Yoona tidak menjawab, dia tetap melahap makanannya.
“Kya…apa kau bisa mendengarku?” Taecyeon mengibaskan tangannya di depan wajah Yoona. “Apa kau tidak lihat kalau aku sedang makan?” tanya Yoona dingin, Taecyeon tersenyum miris. Yoona langsung bangkit dari kursinya meninggalkan Taecyeon yang hanya tersenyum miris.


                                                                         TBC
            Bagaimana, apa readers semua penasaran?!... kalau penasaran baca part selanjutnya ya…
                                                                    Annyeong….

4 comments:

  1. ohoo...Siwon Oppa galak sekali sama Fany Eonnie .... kira" Donghae Oppa ke kampus ngapain y??

    ReplyDelete
  2. Waahh... Baguss niehh,
    Aq skaa,. Yoona misteriud bgtzz pluss galakk
    Smoga banyak YH momentnyaaa

    ReplyDelete
  3. Walaupun udah pernah baca dan bolak-balik tapi tetap seru.. ini salah satu ff favoritku..sama yag satu lagi "mianhe chagiya" #kalogaksalah . Next thor (y)

    ReplyDelete